Moms, Ajarkan Anak Remaja Tentang Masalah Keuangan

Masa remaja menjadi masa dimana anak menjalani proses perkembangan menjadi dewasa, dan saat-saat inilah anak mulai bereksperimen dengan hal-hal baru, seperti pergaulan, alkohol, dan uang. Penting bagi orangtua untuk menekankan pendidikan pada usia ini sehingga dia memilih jalan yang tepat untuk menunjang masa depannya.

#1 Pisahkan Uang Saku

Sejak kecil biasanya orangtua sudah mengajarkan anak untuk menyisihkan uang sakunya dan menabung, namun pada usia remaja penting untuk mengajarkan tujuan dari tabungan tersebut. Moms dapat melibatkannya dalam proses alokasi tabungan tersebut. Misalkan sisihkan 20% tabungan untuk disumbangkan kepada orang yang kurang mampu, 50% untuk tabungan masa depannya, dan 30% untuk tabungan jangka pendek yang dapat dibelanjakan sewaktu-waktu.



#2 Uang Tidak Datang Begitu Saja

Anak biasanya mengasumsikan bahwa uang datang dengan mudah, karena setiap dia membutuhkannya, pastilah orangtua sudah menyediakannya. Namun sebaiknya Moms memberi pengertian kepada buah hati Moms bahwa uang tidak datang begitu saja, namun merupakan hasil kerja keras orangtua dari bekerja atau berbisnis. Moms juga dapat mengajaknya ke ATM dan mengajarkannya cara mengambil uang, namun tekankan kembali untuk tidak memboroskannya, karena sangat sulit untuk mengumpulkan uang.

#3 Insentif atau Reward

Anak remaja biasanya memiliki banyak keinginan, sehingga dia sulit membedakan kebutuhan dan keinginan. Oleh karena itu, masa remaja merupakan masa sulit untuk mengajaknya menabung demi masa depannya. Untuk mendorong minatnya dalam menabung, berikan insentif atau reward seperti layaknya bunga bank. Moms dapat memberi insentif berupa tambahan uang setiap kali dia menabung. Berikan insentif sesuai dengan uang yang dia tabung, sehingga dia akan lebih semangat untuk menabung dalam jumlah yang banyak.


#4 Jadilah Panutan yang Baik

Buah hati Moms merupakan sosok peniru, dia akan mencontoh sebagian besar perilaku Moms. Dengan demikian, penting untuk memberikan contoh yang baik dalam menghemat uang. Sebagai contoh, jika Moms menolak untuk membelikan barang yang diinginkannya karena sedang kekurangan uang, maka korbankan juga satu keinginan Moms. Buah hati Moms akan lebih memahami bahwa memang tidak seluruh keinginan orangtuanya dapat terpenuhi, begitu juga dengan keinginannya.

#5 Persiapkan Dana Pendidikannya

Moms tentunya sudah mempersiapkan dana pendidikan bagi buah hati Moms bukan? Tidak ada salahnya untuk menceritakan hal tersebut kepada anak Moms dan mendiskusikan masa depannya. Tanyakan sekolah mana dan jurusan universitas mana yang diinginkannya. Hal ini akan membantu Moms untuk mengatur target dana pendidikan yang dibutuhkan dan juga mengajarkan kepada anak bagaimana cara menyiapkan dana pendidikan yang jumlahnya tidak sedikit.

#6 Kerja Sambilan

Umumnya anak remaja sedang menikmati masa mudanya dan jarang memikirkan untuk mulai bekerja. Namun tidak ada ruginya untuk mencari kerja sambilan ringan hanya untuk mengajarkan bagaimana kehidupannya setelah dewasa nanti. Memperoleh penghasilan sendiri akan mengajarkannya nilai uang dan bagaimana cara menghargai uang.



#7 Ajarkan Cara Kerja Bank

Mulailah memperkenalkan bank dan bagaimana cara kerjanya kepada anak sejak dia menginjak usia remaja untuk mempersiapkannya di usia dewasa nanti. Moms dapat mengajaknya membuka rekening giro atas nama Moms dan mengajarkan konsep menyeimbangkan rekening dan membuka serta mencairkan cek.

#8 Membuka Tabungan Sendiri

Jika Moms sudah mengajarkan konsep menabung dan anak sudah memahami dan mengaplikasikannya dengan baik, maka Moms dapat mencoba hal baru yaitu membukakan tabungan miliknya sendiri dan memberinya kartu kredit dengan bunga rendah. Hal ini akan mengajarkannya untuk belajar bertanggung jawab atas uang yang dimilikinya, bagaimana cara menggunakannya secara bijak dan mengatasi tagihan kartu kredit secara tepat waktu. Awasi penggunaan kartu kreditnya untuk menghindari tagihan yang membengkak.



Pentingnya Pendidikan Keuangan Dini

Jangan pernah beranggapan bahwa uang adalah urusan orang dewasa saja. Penting bagi para orangtua untuk mempersiapkan masa dewasa dan masa depan anak dengan mengajarkannya konsep-konsep dasar keuangan. Pendidikan ini akan sangat bermanfaat di saat dia mulai menginjak dunia bisnis atau pekerjaan setelah lulus kuliah nanti. Didik dan biasakanlah dari sekarang agar membentuk kebiasaan keuangan yang baik.


Komentar