Berbeda halnya dengan pelajaran yang Moms peroleh di bangku kuliah atau di
sekolah, dibutuhkan metode yang tepat untuk memperkenalkan konsep finansial
kepada buah hati Moms. Salah satu metode yang biasanya manjur bagi anak kecil
adalah dengan belajar sambil bermain. Peroleh minat dan ketertarikan anak
dengan membuat proses belajar mengajar menjadi sesuatu yang menyenangkan. Moms
juga dapat menggunakan beberapa alat bantu dalam proses belajar, seperti
menggunakan koin untuk mengenal uang dan nominalnya, artikel kali ini akan
memberikan beberapa cara untuk memanfaatkan koin dalam meningkatkan
keterampilan keuangan buah hati Moms.
#1 Melempar Koin
Salah satu
permainan yang dapat mengajarkan buah hati Moms mengenai nominal uang dan
penjumlahannya adalah melalui permainan sederhana melempar koin. Caranya adalah
menyimpan dua mangkuk besar dengan jarak tertentu, dan anak akan bergiliran
melemparkan segenggam koin ke dalam mangkuknya masing-masing. Berikanlah aturan
bahwa uang yang masuk di mangkuk adalah miliknya, dan uang yang meleset akan
menjadi milik lawan mainnya. Atur lamanya permainan sesuai dengan kemampuan dan
kesabaran anak Moms, kemudian minta mereka untuk menghitung jumlah uang di
mangkuk masing-masing. Pemilik uang dengan jumlah terbanyak adalah pemenangnya.
Untuk menambah ketertarikan, Moms dapat memberikan hadiah bagi pemenang
permainan, seperti memberinya celengan atau buku notes lucu.
#2 Dadu dan Uang
Permainan ini
mengajarkan buah hati Moms dengan nominal uang dan mengandalkan keberuntungan
dan kesabaran untuk mencapai jumlah tertentu. Misalkan Moms memberi target
sebesar Rp10.000, kemudian berilah nilai mata uang pada setiap mata dadu.
Misalkan:
- 1
adalah 100 rupiah
- 2
adalah 200 rupiah
- 3
adalah 500 rupiah
- 4
adalah 1.000 rupiah
- 5
adalah 2.000 rupiah
- 6
adalah kehilangan giliran
Biarkan anak
bergiliran melempar dadu, dan siapa yang pertama kali mencapai nilai Rp10.000
terlebih dulu, dialah yang menang. Untuk melatih keterampilannya, Moms
lama-lama dapat memberi target nominal yang lebih sulit, misalnya Rp12.700, dan
sebagainya.
#3 Berhitung
Pelajaran
berhitung sederhana dapat diajarkan dengan konsep uang. Namun untuk menarik
minatnya dan menghindari proses belajar yang membosankan, Moms dapat
mengakalinya dengan alat bantu. Misalkan berilah satu set kartu bertuliskan
nominal uang, dan mintalah dia untuk menuliskan dan menjumlahkan sejumlah kartu
yang dia ambil secara acak. Permainan ini tidak akan memiliki pemenang, namun
mengajarkan anak untuk menghitung uang secara sederhana dan menarik.
#4 Petak Umpet
Siapa sangka
permainan petak umpet dapat mengajarkan anak dalam terampil berhitung dan
keterampilan keuangannya. Caranya mudah dan prinsipnya seperti menyembunyikan
telur paskah, bedanya, yang disembunyikan adalah koin. Sembunyikan koin-koin di
seluruh penjuru rumah dan minta anak berhitung hingga 10 saat Moms
menyembunyikannya. Mintalah anak untuk mencarinya secara bersamaan dan siapa
yang mengumpulkan uang dengan jumlah terbesar memenangkan permainan tersebut.
Jika Anak sudah berusia cukup besar, Moms dapat mengganti koin dengan uang
kertas yang nominalnya lebih besar. Moms juga dapat meminta anak untuk
bergiliran menyembunyikan uangnya agar lebih menarik.
#5 Supermarket
Moms dapat
mengajarkan nominal uang termasuk penjumlahan dan pengurangan kepada buah hati Moms
dengan bermain jual beli. Misalkan rumah Moms adalah sebuah supermarket,
berilah harga untuk setiap benda di rumah, dan biarkan si kecil untuk mengambil
beberapa benda dan berpura-pura sedang belanja di supermarket. Beri dia
sejumlah uang pada awal permainan, dan beritahukan bahwa dia tidak dapat
membeli barang lebih dari uang yang dimilikinya. Setelah dia memilih benda,
mintalah dia untuk menjumlahkan total belanjaannya dan juga menghitung berapa
uang kembalian yang akan diperolehnya. Dengan demikian anak akan terbiasa
dengan konsep jual beli termasuk belajar berhitung.
Koin atau Uang Mainan
Tidak ada yang lebih baik untuk digunakan selain uang sungguhan. Karena dengan menggunakan uang sungguhan, anak secara tidak langsung juga mengenal mata uang rupiah termasuk bentuk fisiknya. Hal tersebut akan membantunya untuk mengenal dan memudahkan penggunaannya kelak. Namun jika Moms merasa buah hati Moms masih terlalu kecil dan berbahaya untuk menggunakan uang sungguhan, Moms dapat membuat koin dan uang kertas dari karton sebagai uang mainan, namun gunakan nominal sesungguhnya agar dia tidak kebingungan setelah mengenal uang sungguhan. Moms juga sebaiknya menggunakan warna yang berbeda untuk setiap nominal uang untuk memudahkannya membedakan berbagai nominal uang.sumber :





Komentar
Posting Komentar