Moms, pasti terkadang bingung jika suami Moms merupkan
seorang pegawai yang memiliki pendapatan yang rendah dibandingkan rata-rata
atau hanya mendapatkan UMR (Upah Minimum Regional). Dengan semakin tingginya
harga kebutuhan pasa zaman sekarang ini, tentunya memberikan pilihan yang sulit
bagi Moms untuk mengatur keuangan rumah tangga, apalagi jika Moms bertempat
tinggal di Ibukota.
Dengan pendapatan yang tisak terlalu besar, jangankan untuk
mencukupi kebutuhan rumah tangga selama satu bulan, terkadang perrtengahan
bulanpun uang hasil gaji suami pun dapat habis. Sebenarnya Moms, hal itu
terjadi karena kurangnya kemampuan Moms dalam megelola keuangan. Walaupun
penghasilan suami Moms terbilang rendah sebenarnya dapat memenuhi kebutuhan
Moms dan keluarga selama sebulan asalkan pengelolaan keuangannya tepat. Berikut
ini ada beberapa cara mengatur keuangan keluarga dengan gaji dibawah rata-rata.
#1. Menyusun Rencana Belanja.
Salah satu alasan mengapa uang bulanan selalu tidak cukup
adalah, karena Moms berbelanja secara impulsive, yang diartikan Moms membeli
keinginan dan bukan kebutuhan. Oleh karena itu sebaiknya Moms menyusun rencana
belanja bulanan. Mulailah dengan melihat jumlah gaji yang bisa dialokasikan
untuk belanja, misalkan 50% dari pendapatan, dari jumlah tersebut kemudian Moms
membuat susunan daftr barang yang akan dibutuhkan selama satu bulan, dimlai
dari konsumsi hingga pakaian.
Dengan adanya anggara tertulis, moms akan lebih mudah
mengontrol gaya belanja dan dapat merencanakan pengeluaran Moms mengurangi
risik membeli barang yang tidak diperlukan.
#2. Cermat dalam Berbelanja.
Berbelanja dengan penghasilan yang kurang besar membutuhkan
strategi agar uang yang Moms miliki
dapat mencukupi segala kebutuhan, yang pertama adalah frekuensi Moms
berbelanja. Dengan gaji yang dibawah rata-rata, sebaiknya Moms berbelanja
sebulan sekali atau maksimal dua kali, pada awal dan akhir bulan. Alasannya
adalah hal ini akan mengurangi risiko Moms ‘lapar mata’.
Kedua, selalu gunakan kupon diskon atau berbelanja ketika
terdapat potongan harga. Dengan memanfaatkan potongan harga, Moms akan
menghemat cukup banyak uang dan dapat mengalokasikan ekstra dana tersebut untuk
ditabung atau investasi.
#3. Hidup Sederhana
Peliharalah gaya hidup sederhana agar Moms dapat menghemat
pengeluaran. Gaya hidup sederhana dapat dibina dengan memahami perbedaan
keinginan dan kebutuhan. Moms membutuhkan rumah sebagai tempat tinggal yang
layak untuk Moms dan keluarga, tetapi tidak berarti Moms membutuhkan rumah yang
mewah. Rumah yang mewah merupakan suatu bentuk keinginan. Sama halnya dengan
pakaian tidaklah harus barang yang mewah.
#4. Mencari Pekerjaan Tambahan
jika jadwal suami sudah terlalu padat, mungkin Moms dapat
membantu suami Moms dengan mencari pekerjaan yang dapat Moms lakukan sembari
mengurus rumah tangga. Moms, sebagai ibu rumah tangga tidak harus selalu diam
dirumah, cobalah cari kegiatan yang positif dan dapat memberikan masukan
tambahan seperti misalnya jika Moms memiliki hobi memasak jadikanlah hobi Moms
sebagai pemasukan tambahan, buka cathering
ataupun membuat cemilan-cemilan yang nantinya bisa dijual. Atau mungkin
Moms bisa menjadi freelance misalnya sebagai
penulis blogger.
semoga artikel diatas bermanfaat Moms :)
Baca Lebih Lanjut Disini :
Bagaimana Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga dengan Gaji Kecil? - Finansialku



Komentar
Posting Komentar