Moms sudah Tahu Kelebihan dan Kekurangan BPJS ?





Moms, apakah sudah memiliki asuransi kesehatan ? Apakah Moms menggunakan BPJS? Sudah Tahu kelebihan dan kekuranngan BPJS? 

BPJS merupakan program asuransi kesehatan yang dikeluarkan oleh pemerintah, Program ini memang dinilai cukup efektif dalam memberikan alternatif proteksi kesehatan. Dari segi pertanggungan kesehatan, BPJS Kesehatan memberikan jaminan kesehatan yang lengkap.


Penyakit yang DItanggung 

Berikut ini beberapa penyakit yang ditanggung oleh BPJS Kesehatan:
  • Semua jenis penyakit dan tindakan medis, mulai dari sakit ringan hingga sakit berat, contoh jantung, stroke, kecelakaan lalu lintas, kanker, cuci darah, plasmapheresis dan lainnya.
  • Penyakit kronis yang membutuhkan pengobatan seumur hidup, seperti diabetes mellitus, hipertensi, jantung, asma, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), epilepsi (ayan), skizofernia, sirosis hepatis, stroke, lupus (SLE) dan myasthenia.
  • Penyakit yang menggunakan obat program pemerintah: HIV/AID, TBC, malaria, kusta dan penyakit lainnya sesuai dengan aturan menteri kesehatan.
  • Asuransi kehamilan: perawatan selama kehamilan, proses persalinan, kelahiran bayi.
  • Obat-obat sesuai dengan aturan formularium nasional.

Lalu apa saja sih keleihan dan kekuran dari BPJS ?

Kelebihan BPJS Kesehatan

#1. Harga yang terjangkau 

BPJS Kesehatan adalah program proteksi kesehatan yang benar-benar dikelola professional oleh pemerintah. Apakah Moms tahu berapa biaya premi BPJS Kesehatan? Harga kelas 1 sebesar Rp 80 ribu, kelas 2 sebesar Rp 51 ribu, dan kelas 3 sebesar Rp 25.500. Dengan membayar premi bulanan tersebut, Moms sudah dapat menikmati layanan kesehatan mulai dari pemeriksaan, rawat inap, pembedahan, obat dan sebagainya tanpa biaya. Selain itu, perawatan cuci darah dan biaya persalinan juga bisa didapat oleh peserta dengan gratis.

#2. Bebas Medical Check Up 

Moms, tahukah Anda, di beberapa perusahaan asuransi kesehatan menolak calon nasabahnya karena gagal dalam medical check up. Berbeda dengan BPJS, Moms tidak perlu melakukan medical check up untuk mengikuti programnya. Namun jangan menunggu sakit dahulu baru mendaftar Moms harus melihat aturan dan persyaratan menjadi nasabah BPJS Kesehatan 

#3. Tidak ada Pengecualian

Asuransi swasta biasanya tidak menerima calon nasabah yang memiliki atau terkena penyakit kronis, jikapun diterima pasti akan dikenakan pembayaran premi yang mahal atau bahkan polis bisa ditolak kalau muncul kebohongan. Klaim dana juga dapat menjadi sangat sulit ketika pesertanya dianggap melakukan pembohongan saat mendaftar. Sedangkan, BPJS tidak membedakan pesertanya, tanpa menanyakan penyakit yang telah diderita oleh peserta.

Kekurangan BPJS Kesehatan

#1. Step Method atau Metode Berjenjang

Meskipun menerima semua pendaftarnya, BPJS Kesehatan memiliki metode berjenjang dalam melakukan klaim. Selain pada keadaan darurat, peserta diharuskan memeriksakan penyakitnya ke faskes 1 terlebih dahulu. Faskes 1 ini adalah puskesmas atau klinik. Setelah dari di faskes 1 dan pasien memang dirasa harus ke rumah sakit, maka pasien atau peserta BPJS baru bisa ke rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS. Berbeda pada asuransi lain, peserta dapat langsung memeriksakan sakit ke rumah sakit yang sudah bekerja sama.

#2. Proses Panjang

Bagi pendaftar atau yang akan melakukan pengubahan data di kantor BPJS, maka harus bersiap dengan antrian yang panjang. Antrian dan proses panjang tidak hanya terjadi saat mendaftar dan melakukan perubahan data, namun juga saat peserta berobat ke rumah sakit, maka antrian panjang. Saat ini BPJS Kesehatan melakukan kerja sama (coordination of benefit – COB) dengan perusahaan asuransi kesehatan swasta, sehingga dapat mengurangi proses yang panjang.

 #3. Sedikit Kuota Kelas 1 

Kekurangan BPJS Kesehatan yang terakhir adalah kurangnya kesempatan untuk mendapat fasilitas kelas 1. Meskipun peserta telah mendaftar pada kelas 1 dan 2 namun pada kenyataan di lapangan memang terjadi hal yang tidak sesuai. Mereka para peserta BPJS Kesehatan ini sering mendapat fasilitas kelas 3.


Bagaimana Moms, sudah kah memilki BPJS kesehatan? Atau sudah memilikinnya? bagikan pengalamn Moms dikolom komentar


Komentar